
Pulang ke Rumah Bukan Gagal Terbang, Sistem yang Hancurkan Landasannya
62,7% Gen Z Indonesia masih bergantung finansial pada orang tua. Bukan manja, 70% yang pulang justru bekerja. Sistem ekonominya yang hancurkan landasan.
Baca selengkapnya
62,7% Gen Z Indonesia masih bergantung finansial pada orang tua. Bukan manja, 70% yang pulang justru bekerja. Sistem ekonominya yang hancurkan landasan.
Baca selengkapnya
Gen Z Jakarta spend Rp12 juta per bulan, tapi iuran BPJS Rp35.000 dianggap bisa ditunda. Bukan soal boros, tapi krisis persepsi nilai kesehatan.
Baca selengkapnya
63% Gen Z menunda nikah karena tekanan biaya hidup. Situationship bukan ketakutan, tapi respons rasional terhadap ekonomi yang tidak pasti.
Baca selengkapnya
Situationship marak di Gen Z. Bukan takut komitmen, tapi ekonomi tidak pasti membuat setiap komitmen jadi beban tambahan yang tidak terjangkau.
Baca selengkapnya
Gen Z sering dianggap tidak mau menikah. Tapi survei UNFPA menunjukkan dua pertiga ingin berkeluarga. Yang menghalangi bukan sikap, tapi ekonomi.
Baca selengkapnya
Gen Z disebut stroberi: lunak, mudah hancur. Tapi label ini mengabaikan bahwa masalahnya bukan kelemahan individu, melainkan sistem yang gagal.
Baca selengkapnya
TikTok menormalisasi kesepian lewat konten estetik. Gen Z menyangka itu pilihan, padahal algoritma yang membentuk kebiasaan isolasi sosial.
Baca selengkapnya
Satu generasi penuh mengalami krisis yang sama di usia yang sama. Kalau semua orang sakit di tempat yang sama, bukan orangnya yang rusak.
Baca selengkapnya
Pernah scroll media sosial lalu tiba-tiba merasa hidupmu tertinggal? Bukan kebetulan. Itu mekanisme yang dipelajari psikologi selama 70 tahun.
Baca selengkapnya